Puisi : Ramadhan

Pintu langit tiba-tiba terbuka lebar
Sebagai tanda akan datangnya rahmat
dari tamu agung bernama Ramadhan

Barisan malaikat berjejer
menyambut kedatangan manusia
yang telah merindukan Ramadhan

Satu demi satu berbaris memasuki gerbangnya
menerima perintah langsung
Puasa ini antara kau dan Aku
untuk kembali menjadi fitrah

Kegelapan terbelenggu untuk sementara waktu
Nafsu pun tertambat tanpa tenaga
mencari celah untuk tetap menggoda
Namun sulit, karena penjagaan di setiap sudut

Kitab suci diturunkan di malamnya
Peperangan dimenangkan di hari-harinya

Nafas para shaimin seharum kesturi
tidurnya pun ibadah
malamnya penuh berkah dipuncaki Lailatul Qadar

Tak ada yang ingin kau berlalu
karena keagunganmu
dan manisnya iman yang diraih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s