Bersahabat dengan Ujian Kehidupan

Pembaca mungkin sudah mafhum bahwa kita hidup di dunia ini tidak akan lepas dari ujian. Apapun jabatan, tingkat pendidikan, status sosial yang kita sandang, semuanya pasti diuji.

Ujian ini datang dari segala arah, kadangkala dalam bentuk bisikan halus atau dalam bentuk musibah bencana yang nyata. Tidak hanya pada saat kita menderita dan kesusahan, ujian juga datang di saat kita bahagia dan sejahtera.

Nah, ketika ujian datang bertubi-tubi hal pertama yang perlu dilakukan adalah meng-instrospeksi diri apakah kondisi badan-pikiran-jiwa tetap selaras dan on the track dengan nafas semesta alias sesuai aturan Tuhan.

Kedua, kita perlu memposisikan jiwa di tengah-tengah.Janganlah larut dalam kesedihan ketika musibah menimpa, dan hindari luapan kegembiraan yang berlebihan ketika kesenangan dan keinginan terwujud.

Dalam kondisi apapun, keadaan jiwa yang ideal adalah “tidak ada ketakutan dan tidak ada kesedihah” pada diri kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s