Rahmat dibalik ujian

Jika kita perhatikan dan merenung sejenak, apakah esensi kehidupan yang kita pahami dan rasakan? setiap saat kita bisa merasakan sensasi panca indera, berfikir, mengambil keputusan dan tindakan. namun kadangkala kita tidak menyadari mengapa kita bisa melakukannya. Secara garis besar, itulah bagian dari Rahmat Allah yang sebenarnnya tak terhitung yang telah, sedang, dan akan diberikan ke kita. “Setiap saat Dia dalam kesibukan” begitu kira-kira. Dalam pengertian tawhid, maka kita pahami bahwa segala sesuatu berasal dariNya dan akan kembali kepadaNya. Oleh karenanya dalam konteks  “Dia adalah guru bagi manusia” maka diajariNya kita dengan nama-nama benda (ingat kisah Nabi Adam). 

Adalah sebuah keniscayaan kita akan jatuh bangun dalam rentetan ujian demi ujian yang tidak ada habisnya, seperti yang dialami para pendahulu kita para Nabi dan Rasul, para wali, alim ulama, dan salafus shaleh. Ujian ini diberikan agar manusia menyadari keberadaan dan kehidupannya yang amat lemah dan semu. Bahwa hakikatnya kehidupan yang kita rasakan ini tiada tanpa daya dan kekuatan Allah. Maka ketika kita dihadapkan pada ujian, maka seyogyanya kita senantiasa berlindung dan memohon pertolongan dari Allah SWT semata. Maka jika usai dari ujian kita akan menyadari adanya rahmat yang bisa berupa bertambahnya keyakinan, pemahaman, dan kekuatan iman dari Allah.

Kita makin menyadari bahwa tidak ada sesuatu pun yang terjadi tanpa seijinNya. Pemahaman yang semakin meningkat itu amat berguna dalam menghadapi ujian-ujian selanjutnya yang semakin berat sampai benar-benar hanyalah Allah tempat kita bergantung dan menyadari bahwa sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat dan nyata dan tak ada alasan bagi kita untuk terpuruk dalam segala situasi, bahkan sebaliknya kita akan menghadapi ujian kehidupan yang ada dengan penuh suka cita karena kita rela dengan kehendak dan keputusanNya yang mutlak dan berjalan bersamaNya dalam jalan yang lurus.

2 responses to “Rahmat dibalik ujian

  1. Tapi kenyataanya orang2 banyak yang menghina ujan, coba liat status FB klo sedang ujan pasti yakin banyak yang menghujat daripada bersukur😀

  2. subhanallah, sebuah renungan yang teramat dalam, saya jadi semakin siap untuk menghadapi segala ujian demi peningkatan kualitas disisi-Nya….

    tetaplah pada Aqidah Shalimah, Akhlak Karimah, dan Ukhuwah Islamiyah, serta toleransi beragama yang benar
    damai, dan aman negeri kita
    merdeka dan salam mesra selalu
    😆😆😆😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s