Bangkitnya Kesadaran Spiritual

Pada tahapan kehidupan yang kita lalui ini, adakalanya kita mengalami peristiwa tertentu yang menyadarkan diri kita untuk memetik pelajaran dari kejadian yang kita amati atau alami sendiri dan sedikit banyak mengubah prinsip dan kehidupan kita. Dalam istilah lain, kita mengalami insight, pencerahan, breakthru, titik nol, titik balik, dlsb. Banyak sebab yang bisa menyentak kesadaran kita.
Kesadaran yang dimaksud disini adalah naiknya tingkat pemahaman akan jati diri kita sebagai manusia dengan hubungannya dengan Sang Pencipta dan alam semesta (bumi, langit, dan seisinya). Banyak pendapat mengatakan bahwa hidup di dunia ini adalah proses pembelajaran. Sedikit demi sedikit pemahaman mulai terkuak seiring naiknya kadar atau bobot pengalaman kehidupan yang dialami.

Humor: Hati-hati mendidik anak

Entah alasannya apa, seorang Ibu mengajari anaknya untuk bilang “nyanyi” ketika anaknya ingin buang air kecil. Si anak dengan lugunya mengikuti. Nah pada suatu ketika si ibu pergi dinas ke luar kota, si anak dititipkan di rumah neneknya yang tak jauh dari rumahnya. Nah, pada tengah malam, si anak bangun dari tidur dan membangunkan si nenek:

“Nek, ade mau nyanyi Nek…” pinta si anak. Sambil mengusap-usap matanya karena kantuk si nenek berujar “Malam-malam begini kok nyanyi nanti berisik dan mengganggu tetangga”. Si anak tentu saja mulai gelisah dan tetap meminta “nyanyi” ke neneknya. Si nenek tetap pada pendiriannya kalo soal “nyanyi” bisa dilakukan esok pagi.
Si anak yang sudah tidak bisa menahan pun menangis sejadi-jadinya. Si nenek pun akhirnya bilang “Ya sudah cucuku.. sini nyanyinya pelan-pelan di dekat telinga nenek saja …” dan si anak pun menuruti permintaan neneknya. :)

PUISI: Rindu pertemuan denganNya

Rindu pertemuan denganNya

Tuhanku
Terima kasih Engkau bangunkan diriku di pagi buta ini
Sayup-sayup terdengar kumandang adzan
Memanggil-manggil orang-orang berselimut untuk menuju kemenangan

Tuhanku
Entah untuk kesekian kali aku tersadar
Engkau tak pernah berhenti menyayangiku dan semua hambaMu
Engkau bimbing dan ajari kami untuk senantiasa mengenalMu
Bahwa tiada yang kekal di dunia ini dan kami semua akan kembali padaMu

Tuhanku
Kalau Engkau ijinkan kami meminta
Perkenankanlah kami untuk menemuiMu di saat penuh keberkahan ini
Memandangi wajahMu dan mengungkapkan rasa cinta kami kepadaMu
Kami serahkan apa yang ada pada diri kepada Engkau Sang Pemilik alam semesta

Jkt110411

Sedekah dan kurma mempermudah proses melahirkan

Beberapa waktu lalu seorang ibu muda sedang mengandung anak pertamanya yang telah memasuki usia kehamilan 9 bulan 10 hari. Dari hasil pemeriksaan melalui USG, dokter menyatakan bahwa kondisi jabang bayi dan air ketuban baik dan menyarankan menunggu 1 minggu untuk proses melahirkan, jika 1 minggu ini terlewati, disarankan untuk dilakukan tindakan induksi untuk memunculkan kontraksi.
Keesokan harinya, di antara rasa was-was yang muncul, ibu muda ini -atas saran orang tua dan tetangga- kemudian pasrah kepada Allah SWT dan melakukan 2 hal:
1. Bersedekah kepada anak yatim yang tinggal di dekat rumah. Atas bantuan salah seorang tetangga berhasil dikumpulkan 4 anak yatim yang masing-masing diberi santunan sambil memintakan doa mereka untuk kemudahan proses melahirkan
2. Mengkonsumsi kurma kering secukupnya. Kurma mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi ibu hamil dan setelah melahirkan. Mengenai khasiatnya dapat dibaca di http://kliniksehat.com/index.php?option=com_content&task=view&id=211&Itemid=18

Tiga hari kemudian, ibu muda ini mulai merasakan kontraksi pada siang hari dan kemudian pada malam harinya lahirlah putra pertamanya melalui proses persalinan yang lancar. Proses ini terjadi 2 hari sebelum masa 1 minggu itu terlewati.

Semoga bermanfaat.